Curhat Mikel Arteta Ketika Arsenal Merasa Terpuruk

Curhat Mikel Arteta Ketika Arsenal Merasa Terpuruk

Curhat Mikel Arteta Ketika Arsenal Merasa Terpuruk – Ada banyak hati yang tersakiti ketika Arsenal mengalami masa-masa buruknya. Tidak terkecuali sang pelatih, Mikel Arteta, yang merasa sangat bertanggung jawab atas sederet hasil negatif timnya.

Pada akhir pekan kemarin, Arsenal meraih tiga poin usai mengalahkan Chelsea dalam laga lanjutan Premier League. Mereka berhasil memenangkan pertandingan yang digelar di Emirates Stadium tersebut dengan skor 3-1.

Ini adalah kemenangan pertama Arsenal setelah sekian lama. Faktanya, mereka hanya mampu menelan hasil imbang dan kalah di Premier league sejak terakhir kali mengalahkan Manchester United pada bulan November lalu.

Sederet hasil buruk tersebut membuat sejumlah kalangan berang, terlebih fans Arsenal. Suara sumbang di media sosial terdengar semakin lantang, meminta manajemen Arsenal untuk segera memecat pria asal Spanyol tersebut.

Arsenal Menderita

Selama delapan pekan Arsenal harus meraih sejumlah hasil buruk. Dampaknya, mereka sekarang harus duduk berdekatan dengan Fulham yang sedang menempati zona degradasi di klasemen sementara Premier League.

Kemenangan atas Chelsea tidak mengubah posisi Arsenal secara signifikan. Namun setidaknya, rantai torehan buruk bisa terputus. Agen Bola88 Terpercaya Arteta mengaku sangat lega setelah timnya bisa meraih kemenangan perdananya setelah sekian lama.

“Tentu saja, dari segi hasil, dalam beberapa pekan terakhir kami semua menderita. Saya menderita. Saya merasa sangat bertanggung jawab,” ungkap Arteta.

“Perasaan terburuknya adalah karena saya ingin melakukan tugas dengan baik di klub ini dan pada momen kami sekarang, saya ingin memberikan semua semangat, pengetahuan yang saya miliki, niatan tepat untuk bergerak secepat mungkin sebagai sebuah klub,” lanjutnya.

Merasa Telah Mengecewakan Klub

Arteta mengaku harapannya tidak tercapai. Sebab untuk membuktikan apa yang ia katakan, Arsenal terlebih dahulu harus meraih kemenangan dan bermain dengan stabil dalam beberapa pertandingan.

Untungnya, Arteta memiliki banyak orang yang senantiasa membantunya untuk bangkit. Mereka memberikan energi sehingga pria berusia 38 tahun tersebut masih bisa bertahan hingga sekarang.

“Untuk melakukan itu, kami harus meraih kemenangan, bisa menjadi stabil dan mendapatkan banyak waktu. Ketika saya gagal, saya merasa telah mengecewakan klub dan orang-orang yang bekerja untuk kami, dan sudah jelas fans kami.”

“Pada momen yang sulit, saya melihat ada banyak orang yang bersedia bertarung bersama saya. Itu menjadi dorongan dan memberikan energi setiap harinya untuk terus melakukan pekerjaan ini,” pungkasnya.